Wujud Kepedulian Sosial, Lapas Bangkinang Gelar Bakti Sosial di Panti Aauhan Putra Harapan


Informasi Publik | Bangkinang — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bangkinang di bawah naungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, melaksanakan kegiatan bakti sosial sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat sekitar dengan menyasar Panti Asuhan Putra Harapan, Jumat (30/1/2025).

Kegiatan bakti sosial tersebut dilaksanakan oleh jajaran Lapas Kelas IIA Bangkinang, dipimpin langsung oleh Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik, Arian Adibowo mewakili Kepala Lapas Kelas IIA Bangkinang, Alexander Lisman Putra. Dalam kegiatan tersebut, Lapas Bangkinang menyerahkan bantuan sosial sebagai wujud nyata perhatian, dan empati kepada anak-anak panti asuhan.

Pelaksanaan bakti sosial ini merupakan bagian dari implementasi 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam penguatan nilai-nilai kemanusiaan, kepedulian sosial, serta kehadiran negara di tengah masyarakat.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Bangkinang, Alexander Lisman Putra menyampaikan, bahwa kegiatan ini menjadi salah satu upaya Lapas Bangkinang untuk terus menjalin hubungan yang harmonis dengan masyarakat, serta menumbuhkan rasa empati dan solidaritas sosial di lingkungan sekitar.

“Kami berharap melalui kegiatan bakti sosial ini, Lapas Kelas IIA Bangkinang dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, sekaligus memperkuat sinergi dan kepercayaan publik terhadap institusi pemasyarakatan,” ujarnya.

Sementara itu, pengurus Panti Asuhan Putra Harapan menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian serta bantuan yang diberikan oleh Lapas Kelas IIA Bangkinang. Ia berharap kegiatan sosial seperti ini dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif secara berkesinambungan.

Melalui kegiatan bakti sosial ini, Lapas Kelas IIA Bangkinang menegaskan perannya tidak hanya sebagai institusi pembinaan warga binaan, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang aktif berkontribusi dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan.

Editor: Gurgur Saut

Komentar